Coz I’m SpeCiaL

and I refuse to fall….

Disaat daku tua… September 7, 2009

Filed under: Artikel, Others — Hasian Cinduth @ 6:29 pm

Disaat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu.
Maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku.

Disaat daku menumpahkan kuah sayuran di bajuku,
Disaat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu,

Ingatlah saat-saat bagaimana daku mengajarimu,
membimbingmu untuk melakukannya.

Disaat daku dengan pikunnya mengulang
terus menerus ucapan yang membosankan mu,

Bersabarlah mendengarkanku, jangan memotong ucapanku,
Dimasa kecilmu, Daku harus mengulang dan mengulang terus
sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali,
hingga dirimu terbuai dalam mimpi.

Disaat daku membutuhkanmu untuk memandikanku,
Janganlah menyalahkanku. Ingatkan dimasa kecilmu,
bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?

Disaat daku kebingungan menghadapi hal-hal baru dan teknologi modern,
Janganlah menertawaiku.
Renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap “mengapa” yang engkau ajukan saat itu.

Disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan,
Ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku.
Bagaikan dimasa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan.

Disaat daku melupakan topik pembicaraan kita,
Berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya.
Sebenarnya, topik pembiacaraan bukanlah hal yang penting bagiku, asalkan engkau berada disisiku untuk mendengarkanku, daku telah bahagia.

Disaat engkau melihat diriku menua,
Janganlah bersedih.

Maklumilah diriku, dukunglah daku,
bagaikan daku terhadapmu
disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan


Dulu daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan ini,
kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku.
Berilah daku cinta kasih dan kesabaranmu,
Daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur.
Di dalam senyumku ini, tertanam kasihku yang tak terhingga padamu.

“Walaupun seseorang telah melakukan beribu-ribu kebajikan, tetapi tidak melakukan bhakti kepada Ibu dan Ayah, kebajikannya hanyalah sia-sia belaka.”

— 000 —
dikutip dari brosur yang nemu di kotak sepatu New Era.

 

Luka Cinta Andrea May 4, 2008

Filed under: Others — Hasian Cinduth @ 1:10 pm

Sudah seminggu aku lagi baca buku ini.. [sempat-sempatnya, padahal tugas udah menumpuk!!!]. Buku ini berisi tentang kisah nyata [True Story] Kasus Psikologi Ekstrem “Ibu yang membunuh kelima anaknya”.

Biar ga penasaran, silahkan baca resensi berikut ini.. ;)

“Adakah yang terluka?”
“Ya”
“Siapa?”
“Anak-anak”
“Noah? Luke? Siapa?”
“Semuanya”

Ternyata benar, pada 21 Juni 2001 itu Andrea menuntaskan ‘keinginannya’ membunuh lima anaknya dengan membenamkan mereka ke dalam bathtub. Kontan kasus ini menjadi perbincangan panas public Amerika Serikat dan dunia.

Ketegaran hati Rusty Yates sebagai seorang suami runtuh seketika. Kesabaran dan perhatian yang dia berikan kepada istrinya yang menderita depresi berat–benar-benar diuji. Andrea membunuh anak-anak karena merasa telah gagal menjadi ibu, dan ingin mengantarkan mereka pergi ke surga.

Sesungguhnya apa yang terjadi saat itu?
Adakah peranan kelompok pemuja setan dalan hal ini?
Siapakah pendeta Woroniecki yang diabggap Andrea sebagai guru spiritualnya?
Juga, betulkan terjadi maalpraktik kedokteran dalam penanganan depresi Andrea?
Simak pula intrik-intrik persidangan kasus yang menggegerkan ini. Bagaimana nasib Andrea akhirnya?
Haruskah hidupnya berakhir di kursi eksekusi?

Gimana??? Penasaran dengan isi bukunya?? Silahkan cari di toko buku terdekat, hehehe… :-)